Sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda memiliki hak untuk memilih dan mengubah fasilitas kesehatan (faskes) yang menjadi tempat berobat. Apakah Anda sudah puas dengan faskes BPJS saat ini atau ingin mencoba faskes lain yang lebih dekat atau lebih nyaman?
Jika Anda ingin mengganti faskes BPJS, ada baiknya Anda mengajukan permohonan pindah faskes. Namun, Simak penjelasan lengkap dari Limbangantengah.id berikut ini…
Ringkasan Cepat:
Anda bisa mengajukan pindah faskes BPJS melalui aplikasi Mobile JKN. Caranya:
1. Unduh aplikasi Mobile JKN di ponsel.
2. Masuk dengan akun BPJS Anda.
3. Pilih menu “Ganti Faskes”.
4. Pilih faskes baru yang diinginkan.
5. Ajukan perubahan, proses sekitar 3-5 hari kerja.
Memahami Hak Pindah Faskes BPJS
Sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda berhak untuk memilih dan mengubah faskes yang menjadi tempat berobat. Faskes BPJS terdiri dari Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit, Praktek Dokter, dan Apotek. Anda bisa bebas memilih salah satu faskes tersebut.
Aturan pindah faskes BPJS cukup sederhana. Peserta diperbolehkan pindah faskes setiap 6 bulan sekali. Jadi, jika Anda sudah terdaftar di suatu faskes, Anda hanya bisa mengajukan pindah lagi setelah 6 bulan berlalu.
Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan bahwa faskes baru yang akan dipilih harus berada dalam wilayah domisili Anda. Jadi, tidak bisa misalnya Anda tinggal di Surabaya tapi memilih faskes di Jakarta.
Mengajukan Pindah Faskes Melalui Mobile JKN
Untuk mengajukan pindah faskes BPJS, Anda kini bisa melakukannya secara mudah melalui aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini bisa Anda unduh di smartphone Android atau iOS. Berikut langkah-langkahnya:
1. Unduh dan Login ke Aplikasi Mobile JKN
Pertama-tama, Anda harus mengunduh aplikasi Mobile JKN di smartphone Anda. Anda bisa mencarinya di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Setelah terinstall, login ke dalam aplikasi menggunakan akun BPJS Kesehatan Anda.
2. Pilih Menu “Ganti Faskes”
Setelah login, cari dan klik menu “Ganti Faskes” di dalam aplikasi. Disini Anda bisa melihat informasi mengenai faskes BPJS Anda saat ini.
3. Pilih Faskes Baru yang Diinginkan
Selanjutnya, Anda bisa menjelajahi daftar faskes BPJS yang tersedia dan memilih yang baru Anda inginkan. Cari berdasarkan lokasi, jenis faskes, atau nama faskes.
4. Ajukan Perubahan Faskes
Jika Anda sudah menemukan faskes baru yang cocok, klik tombol “Ajukan Perubahan”. Isi data-data yang diperlukan dan tunggu proses verifikasi selama 3-5 hari kerja.
Setelah perubahan faskes BPJS Anda disetujui, Anda sudah bisa berobat di faskes baru yang Anda pilih. Jangan lupa selalu membawa kartu BPJS saat berobat.
Studi Kasus: Pindah Faskes Sebelum Operasi
Cerita Ibu Susi (30), peserta BPJS Kesehatan:
“Saya pernah mengajukan pindah faskes BPJS karena akan menjalani operasi. Saat itu, dokter di faskes lama tidak begitu menguasai prosedur operasi saya. Jadi saya memutuskan pindah ke rumah sakit yang lebih berpengalaman.”
“Dengan aplikasi Mobile JKN, proses pindahnya cepat sekali. Hanya butuh 3 hari kerja, saya sudah bisa berobat di rumah sakit yang baru. Awalnya saya takut ribet, tapi ternyata mudah banget.”
Kendala Umum dan Solusinya
Berikut beberapa kendala yang sering dialami saat mengajukan pindah faskes BPJS dan solusinya:
- Lupa Membawa Kartu BPJS
Solusi: Pastikan Anda selalu membawa kartu BPJS saat berobat. Kartu BPJS adalah identitas penting untuk menggunakan faskes BPJS. - Faskes Tutup/Tidak Menerima BPJS
Solusi: Pastikan faskes baru yang akan Anda pilih masih aktif bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Anda bisa cek di website BPJS atau tanyakan langsung ke petugas faskes. - Dokter Spesialis Tidak Tersedia
Solusi: Jika faskes baru tidak memiliki dokter spesialis yang Anda butuhkan, Anda bisa mengajukan rujukan ke rumah sakit. Namun pastikan rumah sakit tersebut masih dalam kerjasama BPJS. - Proses Verifikasi Lama
Solusi: Proses verifikasi pindah faskes BPJS memang membutuhkan waktu 3-5 hari kerja. Anda bisa pantau status pengajuan di aplikasi Mobile JKN. - Salah Memilih Faskes
Solusi: Jika setelah pindah Anda merasa tidak cocok dengan faskes baru, Anda bisa mengajukan pindah lagi setelah 6 bulan. Pastikan pilih faskes yang benar-benar sesuai kebutuhan.
Tabel Informasi Pindah Faskes BPJS
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Syarat Pindah Faskes | – Peserta BPJS Kesehatan aktif – Sudah terdaftar di faskes lama minimal 6 bulan – Pilih faskes baru yang berada di wilayah domisili |
| Waktu Proses Pindah | 3-5 hari kerja sejak pengajuan |
| Frekuensi Pindah | Maksimal 1 kali dalam 6 bulan |
| Biaya Pindah Faskes | GRATIS |
FAQ Pindah Faskes BPJS
- Apakah ada biaya untuk mengajukan pindah faskes BPJS?
Tidak, proses pindah faskes BPJS adalah GRATIS bagi peserta. Anda tidak dikenakan biaya apapun. - Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pindah faskes BPJS?
Pengajuan pindah faskes BPJS melalui aplikasi Mobile JKN biasanya diproses dalam waktu 3-5 hari kerja. - Apakah ada batasan frekuensi pindah faskes BPJS?
Ya, peserta BPJS Kesehatan diperbolehkan pindah faskes maksimal 1 kali dalam 6 bulan. Jadi jika Anda sudah pindah faskes, Anda harus menunggu 6 bulan lagi untuk pindah lagi. - Apa saja syarat untuk pindah faskes BPJS?
Syarat pindah faskes BPJS adalah: peserta aktif, sudah terdaftar di faskes lama minimal 6 bulan, dan pilih faskes baru yang berada di wilayah domisili. - Apakah bisa pindah faskes BPJS ke luar daerah?
Tidak bisa, Anda hanya boleh pindah ke faskes BPJS yang berada di wilayah domisili Anda. Jadi tidak bisa misalnya pindah dari Surabaya ke Jakarta.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Limbangantengah.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Nah, itulah panduan lengkap untuk mengajukan pindah faskes BPJS melalui aplikasi Mobile JKN. Dengan begini, Anda bisa dengan mudah mengganti faskes BPJS tanpa harus ribet antri di kantor BPJS. Semoga bermanfaat!
Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar pindah faskes BPJS, silakan tinggalkan komentar di bawah ya. Tim kami akan dengan senang hati membantu Anda.