Beranda » Bantuan Sosial » Cara Mengurus KKS PKH Hilang Agar Bansos Cair (Update 2026)

Cara Mengurus KKS PKH Hilang Agar Bansos Cair (Update 2026)

Kehilangan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) seringkali menjadi mimpi buruk bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kartu merah putih ini bukan sekadar alat transaksi, melainkan kunci utama untuk mencairkan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Rasa panik pasti muncul, apalagi jika jadwal pencairan dana sudah di depan mata. Apakah saldo bantuan akan hangus? Bagaimana nasib bantuan tahap selanjutnya?

Kabar baiknya, saldo bantuan di dalam rekening KKS tidak akan hilang begitu saja meskipun kartu fisiknya lenyap atau rusak. Sistem perbankan di Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI) telah memiliki mekanisme perlindungan nasabah. Namun, pengurusan harus dilakukan secepat mungkin untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Artikel ini akan mengupas tuntas prosedur mengurus KKS yang hilang mulai dari pelaporan ke kepolisian, koordinasi dengan pendamping sosial, hingga penerbitan kartu baru di bank penyalur. Simak langkah-langkahnya agar bantuan sosial tetap bisa dinikmati oleh keluarga tercinta.


Quick Answer: Apa yang Harus Dilakukan Jika KKS Hilang?

Singkatnya, lakukan 3 langkah utama ini:

  1. Lapor Pendamping PKH: Segera hubungi pendamping sosial di wilayah tempat tinggal untuk pendataan dan pemblokiran sementara jika diperlukan.
  2. Buat Surat Kehilangan: Kunjungi kantor polisi terdekat (Polsek) untuk meminta Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK).
  3. Datang ke Bank Penyalur: Bawa KTP, KK, Buku Tabungan (jika ada), dan Surat Kehilangan ke bank penerbit KKS (BRI/BNI/Mandiri/BTN) untuk mencetak kartu baru.

⚠️ DISCLAIMER PENTING:

Informasi prosedur dan kebijakan perbankan ini berdasarkan aturan yang berlaku per Januari 2026. Syarat dokumen mungkin sedikit berbeda tergantung kebijakan cabang bank setempat. Untuk pengecekan status penerima bantuan terkini, silakan kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.


1. Memahami Risiko dan Pentingnya Blokir KKS

Kartu KKS berfungsi layaknya kartu ATM debit pada umumnya. Jika kartu ini jatuh ke tangan orang lain yang mengetahui PIN (seringkali karena tanggal lahir digunakan sebagai PIN), saldo bantuan bisa dikuras habis dalam hitungan menit. Oleh karena itu, kecepatan bertindak adalah kunci utama.

Baca Juga:  KPM PKH Meninggal 2026: Apakah Bantuan Bisa Diwariskan ke Ahli Waris?

Selain risiko kehilangan saldo, KKS yang tidak segera diurus dapat menghambat proses rekonsiliasi data penyaluran bansos di Kementerian Sosial. Jika dalam beberapa periode pencairan dana tidak ditarik (karena kartu hilang), status kepesertaan KPM bisa dinonaktifkan karena dianggap tidak lagi membutuhkan atau pindah domisili.

Langkah pemblokiran bisa dilakukan melalui Call Center perbankan terkait atau melalui aplikasi Mobile Banking jika KKS tersebut sudah terintegrasi dengan layanan digital bank (seperti BRImo atau BNI Mobile). Namun, cara paling aman bagi kebanyakan KPM adalah melapor langsung ke pendamping PKH atau Customer Service bank.

2. Dokumen Wajib untuk Pengurusan KKS Baru

Sebelum berangkat ke kantor polisi atau bank, pastikan seluruh dokumen administrasi kependudukan sudah lengkap. Bank Himbara menerapkan sistem verifikasi data yang ketat (KYC – Know Your Customer) untuk memastikan yang mengurus adalah pemilik asli rekening bansos.

Berikut adalah daftar dokumen yang wajib disiapkan:

Checklist Dokumen Utama:

  • KTP Elektronik (Asli & Fotokopi): Identitas utama harus sesuai dengan data di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
  • Kartu Keluarga (Asli & Fotokopi): Untuk memverifikasi keanggotaan keluarga jika diperlukan.
  • Buku Tabungan KKS: Jika masih tersimpan, buku ini sangat membantu mempercepat proses pelacakan nomor rekening.
  • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian: Dokumen mutlak untuk penerbitan kartu pengganti.
  • Surat Pengantar dari Dinas Sosial (Opsional): Beberapa cabang bank meminta surat rekomendasi dari Dinsos Kabupaten/Kota yang menyatakan bahwa orang tersebut benar KPM aktif.

3. Langkah Demi Langkah Mengurus KKS Hilang (Prosedur 2026)

Proses ini sebenarnya tidak rumit jika alurnya dipahami dengan baik. Berikut adalah penjabaran detail dari setiap tahapan yang perlu dilalui oleh KPM.

Tahap 1: Koordinasi dengan Pendamping PKH

Jangan bergerak sendiri. Langkah pertama yang paling bijak adalah menghubungi pendamping PKH desa atau kelurahan setempat. Pendamping memiliki akses informasi ke operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation).

Pendamping akan membantu memastikan status keaktifan bansos dan memberikan arahan spesifik terkait bank penyalur mana yang harus didatangi. Seringkali, KPM lupa bank mana yang menerbitkan kartu mereka, terutama jika kartunya sudah lama hilang. Pendamping juga bisa membantu membuatkan surat pengantar jika diperlukan.

Tahap 2: Mengurus Surat Kehilangan di Polsek

Datanglah ke kantor polisi terdekat (Polsek atau Polres). Layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) buka 24 jam, namun disarankan datang pada jam kerja.

Sampaikan kepada petugas bahwa ingin membuat surat kehilangan kartu ATM/KKS Bansos. Petugas akan menanyakan nomor rekening (jika ingat) atau setidaknya nama bank penerbit. Proses ini gratis dan tidak dipungut biaya. Pastikan data nama dan alamat di surat kehilangan sama persis dengan KTP.

Baca Juga:  BPNT Tidak Cair 2026: Terdaftar Tapi Saldo Nol? Cek Solusinya

Tahap 3: Kunjungi Bank Penyalur (Bank Himbara)

Setelah surat polisi di tangan, bawalah seluruh berkas ke kantor cabang bank penyalur terdekat. Ingat, pengurusan KKS biasanya tidak bisa diwakilkan. Pemilik rekening (nama yang tertera di kartu) harus datang sendiri untuk verifikasi wajah dan tanda tangan.

Ambil antrean ke Customer Service (CS). Jelaskan tujuan untuk penggantian kartu KKS PKH yang hilang. CS akan memverifikasi data kependudukan dengan data nasabah di sistem. Jika data cocok, kartu KKS baru (Kartu ATM Instan) akan dicetak saat itu juga. KPM akan diminta membuat PIN baru sebanyak 6 digit.

4. Biaya Penggantian dan Estimasi Waktu

Banyak KPM khawatir mengenai biaya yang harus dikeluarkan. Apakah mengurus KKS hilang itu mahal? Jawabannya bervariasi tergantung kebijakan bank, namun umumnya sangat terjangkau.

Untuk jenis rekening Bantuan Sosial (Bansos), mayoritas Bank Himbara membebaskan biaya administrasi penggantian kartu, alias gratis. Ini merupakan bagian dari dukungan perbankan terhadap program pemerintah. Namun, ada kalanya dikenakan biaya penggantian materai Rp10.000 untuk surat pernyataan, atau biaya kartu standar bank (sekitar Rp10.000 – Rp25.000) jika stok kartu khusus KKS sedang kosong dan diganti dengan kartu debit reguler.

Waktu pengerjaan pun relatif cepat. Jika tidak ada gangguan jaringan dan stok kartu tersedia, KKS baru bisa jadi dalam waktu 30-60 menit di Customer Service. Tidak perlu menunggu berhari-hari seperti pembuatan kartu kredit.

5. Jadwal dan Nominal Bantuan PKH 2026

Mengurus KKS yang hilang menjadi sangat krusial mengingat nominal bantuan PKH tahun 2026 yang cukup signifikan untuk menopang ekonomi keluarga. Memastikan kartu aktif berarti mengamankan hak bantuan yang sudah dijadwalkan pemerintah.

Berikut adalah rincian nominal bantuan yang berlaku tahun ini, agar KPM semakin termotivasi untuk segera mengurus kartunya.

Kategori PenerimaNominal / TahunNominal / Tahap
Ibu Hamil / NifasRp 3.000.000Rp 750.000
Anak Usia Dini (Balita)Rp 3.000.000Rp 750.000
Anak Sekolah SDRp 900.000Rp 225.000
Anak Sekolah SMPRp 1.500.000Rp 375.000
Anak Sekolah SMARp 2.000.000Rp 500.000
Penyandang Disabilitas BeratRp 2.400.000Rp 600.000
Lanjut Usia (Lansia)Rp 2.400.000Rp 600.000

Catatan: Nominal di atas adalah estimasi penyaluran standar. Kebijakan nominal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai keputusan Kementerian Sosial dan Kementerian Keuangan.

6. Solusi Jika Buku Tabungan Juga Hilang

Seringkali, KKS disimpan bersamaan dengan buku tabungan dalam satu dompet. Jika keduanya hilang bersamaan, prosedurnya sedikit bertambah namun tetap bisa dilakukan.

Pada surat kehilangan dari kepolisian, pastikan disebutkan secara spesifik bahwa “Telah hilang Kartu KKS dan Buku Tabungan atas nama [Nama KPM]”. Saat di bank, petugas CS akan melakukan prosedur penggantian buku tabungan terlebih dahulu sebelum mencetak kartu baru. Biasanya akan ada biaya tambahan untuk penggantian buku tabungan ini, namun saldo bantuan di dalamnya tetap aman.

Baca Juga:  Hasil Cek Saldo KKS BNI & Mandiri Periode Januari 2026: Pantauan Terkini

7. Tips Keamanan Agar KKS Tidak Mudah Hilang

Mencegah tentu lebih baik daripada mengurus ulang. Kartu KKS adalah aset berharga bagi keluarga prasejahtera. Berikut beberapa tips sederhana untuk menjaga keamanannya:

  1. Jangan Titipkan ke Orang Lain: Simpan kartu sendiri. Menitipkan kartu ke ketua kelompok atau tetangga meningkatkan risiko kartu tertukar atau hilang.
  2. Foto/Fotokopi Kartu: Segera setelah menerima kartu baru, foto bagian depan kartu (yang ada nomor kartunya) dan simpan di HP. Ini sangat berguna jika kartu hilang lagi, karena nomor kartu sudah tersimpan.
  3. Ganti PIN Berkala: Hindari menggunakan tanggal lahir (DDMMYY) sebagai PIN karena sangat mudah ditebak jika dompet beserta KTP ikut hilang.
  4. Simpan di Tempat Tetap: Tentukan satu tempat khusus di rumah (misalnya laci lemari tertentu) untuk menyimpan KKS dan buku tabungan. Kembalikan ke tempat tersebut segera setelah selesai mencairkan bantuan.

FAQ: Pertanyaan Seputar KKS Hilang

Apakah saldo bantuan akan hangus jika KKS hilang?

Tidak. Saldo bantuan tersimpan aman di sistem rekening bank, bukan di dalam kepingan kartu fisik. Selama rekening tidak ditutup oleh bank atau diblokir permanen oleh Kemensos karena dianggap tidak layak, uang tersebut tetap ada dan bisa dicairkan setelah kartu baru dicetak.

Bisakah mengurus KKS hilang diwakilkan oleh anak atau saudara?

Secara aturan perbankan, pengurusan penggantian kartu tidak bisa diwakilkan. Pemilik rekening harus hadir untuk verifikasi biometrik (wajah/sidik jari) dan tanda tangan. Pengecualian mungkin diberikan untuk KPM Lansia atau Disabilitas Berat dengan membawa surat kuasa dan pendampingan khusus, namun kebijakan ini bergantung pada masing-masing cabang bank (layanan home visit mungkin tersedia).

Berapa lama proses pembuatan kartu KKS baru?

Jika syarat lengkap dan sistem bank normal, proses pencetakan kartu hanya memakan waktu sekitar 30-60 menit di Customer Service bank pada hari kerja.

Apakah harus lapor ke Dinas Sosial dulu?

Idealnya, lapor ke Pendamping PKH terlebih dahulu. Mereka yang akan mengarahkan apakah perlu surat rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota atau bisa langsung ke bank. Beberapa bank sudah bisa memproses hanya dengan surat polisi dan KTP tanpa surat Dinsos, tapi koordinasi dengan pendamping tetap disarankan.

Bagaimana cara cek saldo jika kartu hilang?

Tanpa kartu, pengecekan saldo di mesin ATM tidak bisa dilakukan. Namun, jika KPM sudah mengaktifkan layanan mobile banking (seperti BRImo atau BNI Mobile) dan aplikasinya masih aktif di HP, saldo bisa dicek melalui aplikasi tersebut. Alternatif lain adalah mencetak koran di bank dengan membawa KTP dan buku tabungan.


Kesimpulan

Kehilangan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bukanlah akhir dari segalanya. Bantuan sosial PKH maupun BPNT tetap menjadi hak KPM selama data di DTKS masih aktif. Kunci utamanya adalah ketenangan dan kecepatan dalam melapor.

Jangan menunda pengurusan hingga jadwal pencairan tiba, karena antrean di bank biasanya membludak saat tanggal penyaluran bansos. Dengan mengikuti panduan di atas—mulai dari lapor polisi, koordinasi dengan pendamping, hingga datang ke bank—kartu pengganti bisa didapatkan dengan mudah.

Punya pengalaman saat mengurus KKS yang hilang? Atau ada kendala di bank saat proses penggantian? Mari berdiskusi dan berbagi informasi di kolom komentar agar bisa membantu sesama KPM yang membutuhkan solusi.