Limbangantengah.id – Moh Zaki Ubaidillah segera memulai langkah perjuangan dalam ajang Badminton Asia Championship 2026 di Ningbo, China. Atlet tunggal yang kerap disapa Ubed ini masuk dalam deretan wakil Indonesia yang menjajal ketangguhan lawan di panggung bulu tangkis bergengsi tingkat Asia musim ini.
Persaingan keras menanti kontingen Merah Putih dalam upaya meraih gelar kampiun. Selain Ubed, lima wakil Indonesia lainnya juga bersiap menuntaskan misi mereka di Ningbo Olympic Sports Center per 7 April 2026. Pertandingan sektor tunggal dan ganda putra-putri yang berlangsung hari ini menjadi pembuka perjalanan mereka dalam turnamen tersebut.
Jadwal Badminton Asia Championship 2026 Atlet Indonesia
Partisipasi Indonesia dalam jadwal Badminton Asia Championship 2026 melibatkan total enam wakil. Sektor tunggal menempatkan dua wakil, sementara sektor ganda campuran menurunkan empat pasangan untuk menguji kemampuan di babak 32 besar maupun babak kualifikasi.
Thalita Ramadhani Wiryawan menjadi pemain Indonesia yang pertama kali menapakkan kaki di lapangan. Selanjutnya, rangkaian pertandingan berlanjut hingga petang dan malam hari waktu setempat. Berikut daftar lengkap jadwal pertandingan wakil Indonesia:
| Pemain/Pasangan | Lawan | Keterangan |
|---|---|---|
| Moh Zaki Ubaidillah | Dmitry Panarin | Lapangan 1 (Match 2) |
| Moh Zaki Ubaidillah | Bharath Latheesh | Lapangan 1 (Match 7) |
| Thalita R. Wiryawan | Pui Chi Wa | Lapangan 3 (Match 1) |
| Thalita R. Wiryawan | Lo Sin Yan Happy | Lapangan 4 (Match 11) |
| Bobby/Melati | Dechapol/Supissara | Lapangan 4 (Match 13) |
| Amri/Nita | Akira Koga/Natsu Saito | Lapangan 4 (Match 14) |
| Adnan/Indah | Ye Hong Wei/Nicole | Lapangan 3 (Match 14) |
| Jafar/Felisha | Chan Yin/Ng Tsz Yau | Lapangan 2 (Match 15) |
Perjuangan di Sektor Tunggal
Thalita Ramadhani Wiryawan menghadapi tantangan awal pada jam 08.00 WIB. Pihak pelatih berharap sektor tunggal putri mampu mengamankan posisi dalam kualifikasi demi melangkah ke babak utama. Selain menghadapi Pui Chi Wa, Thalita juga menjalani laga krusial kedua melawan Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong siang harinya.
Di sisi lain, Moh Zaki Ubaidillah menantang Dmitry Panarin dari Kazakhstan dan Bharath Latheesh dari Uni Emirat Arab. Ubed memerlukan kemenangan dalam dua pertandingan kualifikasi tersebut agar bisa menembus babak utama. Menariknya, sistem juara grup menjadi penentu utama bagi langkah para atlet tunggal di ajang ini.
Sengitnya Persaingan Ganda Campuran
Pertandingan sektor ganda campuran berlangsung lebih intens saat memasuki waktu petang hingga malam hari. Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil menghadapi ujian berat melawan juara All England asal Hong Kong, Ye Hong Wei dan Nicole Gonzales Chan. Pertarungan ini menjadi sorotan utama bagi penggemar karena kualitas lawan yang tinggi.
Tidak hanya itu, pasangan Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu meladeni perlawanan Chan Yin Chak dan Ng Tsz Yau. Selanjutnya, Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti menguji ketahanan melawan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh dan Supissara Paewsampran. Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah pun bersiap memberikan penampilan terbaik saat menghadapi pasangan Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito di lapangan yang sama.
Fokus dan Harapan Atlet Indonesia
Seluruh atlet Indonesia yang berlaga di Badminton Asia Championship 2026 menaruh fokus penuh pada setiap set pertandingan. Performa konsisten selama fase kualifikasi dan babak 32 besar menentukan nasib mereka dalam kompetisi ini. Alhasil, dukungan penuh masyarakat Indonesia menjadi motivasi tambahan saat mereka berada di tengah lapangan Ningbo Olympic Sports Center.
Pada akhirnya, kejuaraan ini memberikan kesempatan bagi para pemain untuk menguji kemampuan di level Asia yang kompetitif. Jika setiap atlet mampu mempertahankan fokus dan menerapkan strategi yang tepat, peluang memenangkan pertandingan tetap terbuka lebar. Semoga perjuangan mereka membuahkan hasil positif untuk mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga internasional.
