Limbangantengah.id – Hendarsam Marantoko resmi memegang jabatan sebagai Direktur Jenderal Imigrasi setelah pelantikan pada Rabu, 1 April 2026. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan bertempat di kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pejabat baru ini membawa latar belakang karier sebagai seorang advokat profesional untuk memimpin institusi keimigrasian nasional. Langkah pengangkatan Hendarsam menandai pergantian kepemimpinan penting dalam jajaran kementerian untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik tahun 2026.
Rekam Jejak Pendidikan Hendarsam Marantoko
Lahir di Tanjung Karang, Lampung, pada 22 Desember 1977, Hendarsam membangun fondasi karier sejak menempuh pendidikan hukum di Universitas Lampung. Keputusan ini membawanya mendalami ilmu hukum lebih jauh guna memenuhi kebutuhan profesional di masa depan.
Setelah merampungkan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi Magister Hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan konsentrasi Hukum Bisnis. Pilihan fokus studi tersebut memperkuat kompetensinya dalam menangani berbagai permasalahan hukum korporasi yang saat ini kian kompleks.
Kiprah Profesional dan Firma Hukum Hendarsam Marantoko
Hendarsam Marantoko memiliki perjalanan karier yang panjang sebelum akhirnya memegang tanggung jawab sebagai Dirjen Imigrasi. Ia mendirikan Hendarsam Marantoko dan Partner (HMP) Law Firm pada tahun 2007 sebagai wujud dedikasi terhadap dunia praktisi hukum.
Sebelum mendirikan firma sendiri, ia aktif memperkaya pengalaman dengan bergabung bersama beberapa kantor hukum terkemuka di Jakarta. Berikut daftar firma hukum tempat ia pernah meniti karier sebagai praktisi:
| Posisi | Kantor Hukum |
|---|---|
| Pengacara Senior | Minola Sebayang & Partners Law Firm |
| Mitra Senior | Wetmen Sinaga & Partners Law Office |
| Mitra Pengelola | Rajaoloan Marantoko & Partners Law Firm |
Pengalaman Hendarsam mencakup berbagai bidang litigasi seperti hukum perdata, pidana, dan pengadilan tata usaha negara. Selain itu, ia juga menangani litigasi komersial serta hukum pertanahan dengan rekam jejak yang solid di dunia hukum Indonesia.
Keahlian Hukum Non-Litigasi dan Organisasi
Selain litigasi, Hendarsam menguasai bidang hukum non-litigasi yang sangat krusial bagi dunia bisnis tanah air. Keahliannya mencakup aspek korporasi, perbankan, hingga perpajakan dan ketenagakerjaan yang ia garap secara profesional.
Aktif dalam berbagai organisasi profesi membuat jaringannya semakin luas. Beberapa posisi strategis yang pernah maupun sedang ia jabat antara lain:
- Ketua DPP Partai Gerindra bidang kajian hukum.
- Pendiri dan Wakil Ketua Asosiasi Advokat Muda Seluruh Indonesia (AAMSI).
- Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga di Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI).
- Auditor Hukum dari Asosiasi Auditor Hukum Indonesia (ASAHI).
- Anggota serta penasihat hukum di berbagai organisasi kemasyarakatan.
Faktanya, keterlibatan aktif dalam seminar hukum bisnis menjadikannya sosok yang selalu mengikuti perkembangan regulasi terbaru. Hal ini menjadi bekal berharga saat ia menjalankan amanah negara di tahun 2026 mendatang.
Sumpah Jabatan dan Integritas Pemimpin
Prosesi pelantikan diwarnai dengan pembacaan sumpah jabatan yang mencerminkan tanggung jawab besar bagi seorang Dirjen Imigrasi. Hendarsam mengikuti kalimat sumpah yang dibacakan Menteri Agus Andrianto dengan lantang dan penuh kesungguhan.
Sumpah tersebut mewajibkan dirinya setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lebih dari itu, ia berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan demi Dharma Bakti kepada bangsa serta menjaga integritas instansi.
Hendarsam berjanji menjunjung etika jabatan dan menghindari perbuatan tercela selama masa tugasnya. Langkah ini menggambarkan harapan publik terhadap kualitas kerja aparat negara yang bersih dan bertanggung jawab dalam pelayanan keimigrasian nasional.
Pada akhirnya, profil kepemimpinan Hendarsam Marantoko memberikan angin segar bagi reformasi birokrasi di lingkungan kementerian. Masyarakat berharap integritas dan profesionalitasnya membawa kemajuan signifikan bagi sektor keimigrasian Indonesia di masa depan.
