Beranda » Berita » Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai takluk dari Bosnia

Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai takluk dari Bosnia

Limbangantengah.id – Timnas Italia resmi gagal ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dalam babak adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada final playoff Grup A. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 1-1 pada waktu normal sebelum tim tamu kalah 4-1 dalam drama .

Hasil pahit ini memastikan absen dari ajang sepak bola empat tahunan tersebut untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sebelumnya, juga melewatkan edisi 2018 dan 2022, sehingga kegagalan ini mencatatkan sejarah kelam bagi Italia.

Kronologi Laga Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Asa besar untuk tampil di membuat skuad asuhan pelatih Italia langsung melancarkan serangan sejak awal pertandingan. Meskipun demikian, justru menciptakan lebih banyak peluang berbahaya di depan pendukung sendiri.

Tuan rumah nyaris membuka keran gol pada menit keempat melalui sepak pojok, namun lini pertahanan Italia berhasil membuang bola jauh dari kotak penalti. Firasat buruk bagi tim tamu sempat muncul ketika Ermedin Demirovic melepaskan tembakan keras pada menit ketujuh, tetapi kiper Gianluigi Donnarumma tampil cekatan mementahkan serangan tersebut.

Bosnia mengontrol permainan melalui operan pendek yang apik, sembari menunggu celah di pertahanan Italia. Di luar dugaan, Italia justru mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 melalui aksi penyerang Moise Kean.

Gol ini tercipta akibat kesalahan fatal kiper Bosnia, Nikola Vasilj, yang salah membuang bola. Nicolo Barella sukses memotong arah bola tersebut dan memberikan umpan matang kepada Kean yang berdiri bebas. Tanpa berpikir panjang, Kean melepaskan tembakan kaki kanan tajam ke pojok kiri atas gawang Bosnia.

Baca Juga:  7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal (Terbukti 2026)

Dinamika Pertandingan dan Kartu Merah Bastoni

Setelah tertinggal, Bosnia meningkatkan intensitas serangan. Kiper Gianluigi Donnarumma kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-21 saat menahan upaya Ivan Basic. Kedekatan dengan pendukung tuan rumah memberikan suntikan moral bagi para pemain Bosnia untuk mengejar ketertinggalan.

Demirovic hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-38 lewat sundulan terarah, namun bola meluncur tipis di sisi kiri gawang. Petaka menghampiri Italia pada menit ke-41 ketika wasit Clement Turpin memberikan merah langsung kepada Alessandro Bastoni.

Bastoni menjegal Amar Memic yang berada dalam posisi menguntungkan untuk mencetak gol. Keputusan ini memaksa Italia bermain dengan 10 orang hingga akhir babak pertama, meski keunggulan 1-0 tetap bertahan bagi tim tamu.

Bosnia Memanfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Memasuki babak kedua, Bosnia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menekan pertahanan lawan. Kerim Alajbegovic melepaskan ancaman serius pada menit ke-51, namun kegemilangan Donnarumma menjaga gawang Italia tetap perawan untuk sementara waktu.

Menariknya, kiper Manchester City ini memang tampil luar biasa sepanjang laga. Ia melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang mengagumkan bagi pendukung Italia. Di sisi lain, Moise Kean membuang peluang emas pada menit ke-60 saat Italia melakukan serangan balik cepat. Kean melewati beberapa pemain lawan, namun tendangannya melambung di atas mistar meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.

Tidak hanya itu, Federico Dimarco juga gagal memperlebar jarak saat tendangannya melebar di sisi kanan gawang pada menit ke-77. Ketidakmampuan Italia mengonversi peluang berakibat fatal bagi mereka.

Bosnia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-79 melalui kaki Haris Tabakovic. Gol ini berawal dari sundulan Demirovic yang sempat diblok Donnarumma, namun bola liar langsung disambar Tabakovic dengan sontekan kaki kiri yang memastikan harapan Bosnia tetap terjaga hingga waktu normal berakhir.

Baca Juga:  Cara Mengurus NIB Online 2026: Syarat Kredit Usaha (Lengkap)

Statistik Pemain dalam Pertandingan

TimPemain Kunci
BosniaVasilj, Memic, Katic, Muharemovic, Kolasinac, Dedic, Sunjic, Basic, Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko
ItaliaDonnarumma, Mancini, Bastoni, Calafiori, Politano, Tonali, Locatelli, Barella, Dimarco, Moise Kean, Retegui

Babak Tambahan dan Adu Penalti yang Dramatis

Pertandingan berlanjut ke babak tambahan setelah skor imbang tidak berubah. Italia nyaris memimpin kembali pada menit ke-106 melalui pemain pengganti Francesco Pio Esposito, tetapi kiper Vasilj menunjukkan aksi heroik dengan menepis bola tersebut.

Dominasi Bosnia semakin nyata pada babak tambahan kedua, namun soliditas pertahanan Italia dan penampilan gemilang Donnarumma menunda keunggulan tuan rumah. Bahkan, tembakan Benjamin Tahirovic pada menit ke-119 belum mampu menggetarkan jala Italia. Alhasil, drama adu penalti menjadi penentu nasib kedua tim dalam misi lolos ke Piala Dunia .

Drama 12 titik penalti berakhir pahit bagi Italia. Bosnia memenangkan adu penalti tersebut dengan skor 4-1. Seluruh eksekutor Bosnia menjalankan tugas dengan sempurna, sementara Italia hanya mampu mencetak angka melalui Sandro Tonali.

Dua pemain Italia, Francesco Esposito dan Bryan Cristante, gagal mengeksekusi penalti. Kekalahan menyakitkan ini memastikan langkah Bosnia ke Piala Dunia 2026, sementara Italia harus menerima kenyataan pahit kembali absen dari kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia untuk edisi ketiga berturut-turut.

Kegagalan ini tentu menjadi evaluasi besar bagi federasi sepak bola Italia. Perjalanan panjang kualifikasi musim 2026 berakhir dengan cara dramatis, meninggalkan catatan sejarah yang akan selalu diingat oleh para pendukung .