Kartu fisik BPJS Kesehatan seringkali dibutuhkan untuk keperluan administrasi rumah sakit atau persyaratan dokumen lainnya. Namun, banyak peserta yang masih bingung bagaimana mengubah kartu digital dari aplikasi menjadi bentuk fisik yang sah.
Pada tahun 2026, BPJS Kesehatan semakin mendorong digitalisasi layanan melalui aplikasi Mobile JKN. Meskipun demikian, kebutuhan akan kartu fisik tetap tinggi, terutama bagi peserta yang tidak selalu membawa smartphone. Artikel ini akan membahas panduan lengkap mencetak kartu BPJS secara mandiri dengan ukuran yang presisi.
Singkatnya, Cara Cetak Kartu BPJS: Unduh aplikasi Mobile JKN → Login → Pilih menu Kartu Peserta → Klik ikon Email → Buka email masuk → Unduh file PDF → Cetak menggunakan printer dengan setelan ukuran 85.60 x 53.98 mm (seukuran KTP).
Apakah Kartu BPJS Kesehatan Wajib Dicetak Fisik?
Secara regulasi terbaru, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebenarnya tidak diwajibkan memegang kartu fisik. Penggunaan NIK yang tertera pada KTP (Kartu Tanda Penduduk) kini sudah berlaku sebagai identitas tunggal peserta JKN di seluruh fasilitas kesehatan.
Namun, mencetak kartu fisik tetap direkomendasikan sebagai langkah antisipasi. Hal ini berguna jika sistem online sedang gangguan, smartphone kehabisan baterai, atau saat mengurus administrasi di daerah yang belum terintegrasi penuh dengan sistem NIK online.
Cara Cetak Kartu BPJS Lewat Aplikasi Mobile JKN
Metode ini adalah cara paling resmi dan aman karena file bersumber langsung dari database BPJS. Pastikan aplikasi Mobile JKN sudah terinstal di smartphone sebelum memulai.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Mobile JKN dan login menggunakan NIK serta password.
- Pilih menu Kartu Peserta yang terletak di barisan menu bawah.
- Sistem akan menampilkan kartu digital KIS (Kartu Indonesia Sehat).
- Klik ikon Amplop/Surat di bagian sudut bawah layar untuk mengirim file ke email.
- Cek kotak masuk email yang terdaftar, unduh lampiran PDF, dan kartu siap dicetak.
Cara Cetak Kartu BPJS Melalui Website Resmi
Bagi peserta yang tidak memiliki akses ke smartphone atau memori penyimpanan penuh, mencetak melalui website resmi bisa menjadi alternatif. Cara ini lebih nyaman dilakukan menggunakan laptop atau komputer yang terhubung ke printer.
Prosedur cetak via website:
- Akses laman resmi BPJS Kesehatan (pastikan url berakhiran .go.id).
- Login menggunakan NIK dan password yang sama dengan akun Mobile JKN.
- Cari menu Cetak Kartu pada dashboard peserta.
- Unduh file kartu dan simpan dalam format PDF untuk dicetak kemudian.
Cara Cetak Menggunakan Fitur Screenshot
Terkadang, proses pengiriman email dari aplikasi mengalami keterlambatan. Sebagai solusi praktis dan cepat, peserta sering menggunakan metode tangkapan layar (screenshot) yang tetap valid untuk digunakan.
Caranya cukup sederhana:
- Buka menu Kartu Peserta di Mobile JKN.
- Lakukan screenshot pada layar yang menampilkan kartu penuh.
- Potong (crop) bagian tepi gambar hingga menyisakan bagian kartu saja.
- Simpan gambar di galeri atau kirim via WhatsApp ke jasa percetakan terdekat.
Standar Ukuran dan Jenis Kertas untuk Cetak Sendiri
Banyak peserta mencoba mencetak sendiri di rumah namun hasilnya terlalu besar atau buram. Agar hasil cetakan terlihat profesional dan pas di dompet (seperti KTP/ATM), pengaturan ukuran sangat krusial.
Gunakan panduan spesifikasi berikut:
| Spesifikasi | Detail Rekomendasi |
|---|---|
| Ukuran Standar (ISO) | 85.60 mm x 53.98 mm (8.56 x 5.4 cm) |
| ✅ Jenis Kertas Terbaik | PVC Card (Bahan KTP) agar awet & kaku |
| ⚠️ Alternatif Hemat | Kertas Art Paper 260gr + Laminating |
Risiko Menggunakan Jasa Cetak Kartu Online
Saat ini marak jasa cetak kartu BPJS di marketplace atau media sosial dengan harga murah. Peserta perlu berhati-hati karena layanan ini mengharuskan pengiriman file yang berisi data sensitif seperti NIK, Nama Lengkap, dan Nomor Kartu.
Risiko penyalahgunaan data (seperti pinjaman online ilegal) cukup tinggi jika file jatuh ke tangan yang salah. Jika terpaksa menggunakan jasa percetakan, sebaiknya datang langsung ke tempat fotokopi terpercaya dan pastikan file dihapus dari komputer mereka setelah dicetak.
Solusi Jika Kartu Digital Tidak Muncul di Aplikasi
Beberapa pengguna melaporkan kendala di mana kartu digital tampil kosong (blank) atau tidak muncul sama sekali di aplikasi Mobile JKN. Hal ini biasanya disebabkan oleh masalah sinkronisasi data atau tunggakan iuran.
Langkah perbaikan yang bisa dilakukan:
- Cek Iuran: Pastikan tidak ada tunggakan pembayaran iuran BPJS.
- Update Aplikasi: Perbarui Mobile JKN ke versi terbaru via Play Store/App Store.
- Hapus Cache: Bersihkan cache aplikasi di pengaturan HP, lalu login ulang.
- Hubungi PANDAWA: Gunakan layanan Chat Whatsapp PANDAWA BPJS (0811-8165-165) untuk meminta file kartu secara manual.
Kesimpulan
Mencetak kartu BPJS Kesehatan di tahun 2026 dapat dilakukan secara mandiri dari file digital menjadi fisik tanpa perlu antre di kantor cabang. Kunci utama keberhasilan cetak sendiri adalah menggunakan aplikasi Mobile JKN sebagai sumber file resmi dan memperhatikan ukuran cetak standar (8.56 x 5.4 cm). Selalu jaga kerahasiaan data pribadi saat melakukan proses pencetakan di tempat umum.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Berapa biaya cetak kartu BPJS? Jika mencetak sendiri di rumah, biayanya gratis. Jika menggunakan jasa percetakan atau fotokopi, biaya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 untuk kertas foto/laminating, atau Rp20.000+ untuk bahan PVC.
Apakah bisa cetak kartu BPJS di kantor cabang? Saat ini, kantor cabang BPJS Kesehatan umumnya membatasi layanan cetak kartu fisik dan lebih mengarahkan peserta untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN atau KTP (NIK). Cetak fisik di kantor biasanya diprioritaskan untuk segmen PBI (Penerima Bantuan Iuran) tertentu.
Apa bedanya KIS dan BPJS Kesehatan saat dicetak? Secara fungsi sama saja. KIS (Kartu Indonesia Sehat) adalah tanda kepesertaan JKN. Kartu yang dicetak dari aplikasi Mobile JKN akan memiliki tampilan visual KIS.
