Beranda » Ekonomi » KTA BTN (Kredit Ringan) 2026: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran

KTA BTN (Kredit Ringan) 2026: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran

Kebutuhan dana mendesak seringkali menuntut solusi yang cepat dan aman, terutama bagi karyawan perusahaan maupun pegawai instansi. Salah satu opsi pembiayaan dari perbankan pelat merah yang populer adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Bank Tabungan Negara (BTN). Produk ini dikenal dengan nama resmi BTN Kredit Ringan (KRING).

Banyak calon debitur memilih produk ini karena reputasi bank BUMN yang menawarkan suku bunga kompetitif dan tenor yang panjang. Namun, sebelum mengajukan pinjaman, pemahaman mendalam mengenai persyaratan, terutama status penggajian (payroll), menjadi kunci agar pengajuan disetujui oleh pihak bank.

Berikut adalah panduan lengkap mengenai syarat, rincian biaya, hingga simulasi angsuran KTA BTN terbaru tahun 2026.

QUICK ANSWER

Singkatnya, KTA BTN (Kredit Ringan Batara) adalah fasilitas pinjaman tanpa jaminan yang ditujukan khusus bagi karyawan perusahaan atau instansi yang telah bekerjasama dengan Bank BTN (sistem payroll). Plafon pinjaman bisa mencapai Rp500 juta dengan tenor maksimal hingga 15 tahun, serta dilengkapi perlindungan asuransi jiwa.

Apa Itu KTA BTN (Kredit Ringan Batara)?

Secara spesifik, produk KTA dari Bank BTN lebih dikenal dengan nama Kredit Ringan Batara atau KRING Batara. Fasilitas ini merupakan kredit konsumtif yang diberikan kepada pegawai atau karyawan tanpa perlu menyertakan agunan aset (sertifikat atau BPKB).

Dana yang cair dari fasilitas ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan konsumtif. Mulai dari biaya pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, pengobatan, hingga pembelian barang elektronik, selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keunggulan dan Fitur Utama Pinjaman

BTN menawarkan beberapa fitur yang membuat produk ini bersaing ketat dengan KTA dari bank swasta maupun bank BUMN lainnya. Berikut adalah poin-poin keunggulan yang perlu diketahui calon debitur:

  1. Tanpa Agunan: Nasabah tidak perlu menjaminkan aset properti atau kendaraan.
  2. Plafon Tinggi: Limit pinjaman bisa mencapai Rp500 juta, tergantung pada analisa gaji (Debt Service Ratio).
  3. Tenor Panjang: Jangka waktu kredit sangat fleksibel, maksimal hingga 15 tahun (khusus instansi tertentu bisa berbeda).
  4. Perlindungan Asuransi: Pinjaman otomatis menyertakan asuransi jiwa, sehingga jika debitur meninggal dunia, sisa hutang akan dilunasi oleh asuransi (sesuai ketentuan polis).
Baca Juga:  7 Cara Hitung Kemampuan Cicilan KPR dari Gaji 2026

Syarat dan Ketentuan Pengajuan (Payroll vs Non-Payroll)

Ini adalah poin krusial yang sering menjadi pertanyaan. Secara umum, BTN memprioritaskan nasabah yang gajinya disalurkan melalui Bank BTN (Payroll).

Untuk nasabah Payroll BTN, proses biasanya lebih cepat dan limit bisa lebih maksimal karena bank sudah memiliki rekam jejak arus kas nasabah. Sementara untuk Non-Payroll, pengajuan umumnya lebih sulit atau diarahkan untuk memindahkan payroll ke BTN terlebih dahulu, atau instansi tempat bekerja harus memiliki Perjanjian Kerjasama (PKS) khusus dengan BTN.

Kriteria Umum Pemohon:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usia maksimal saat kredit lunas adalah pensiun (sesuai ketentuan instansi, umumnya 55-65 tahun).
  • Memiliki pekerjaan tetap (Karyawan Tetap/PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD).
  • Masa kerja minimal 1 tahun (untuk karyawan swasta) atau sesuai SK (untuk PNS/TNI/Polri).

Dokumen Persyaratan Lengkap

Kelengkapan dokumen administrasi menjadi gerbang pertama penilaian bank. Pastikan seluruh dokumen berikut disiapkan dalam bentuk fotokopi dan aslinya dibawa saat verifikasi di kantor cabang.

Jenis DokumenKeterangan
Identitas DiriKTP Pemohon (dan Pasangan jika menikah), Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai.
Data KeuanganNPWP Pribadi, Slip Gaji 3 bulan terakhir, Rekening Koran 3 bulan terakhir.
Data PekerjaanSK Pengangkatan Pegawai Tetap (Asli/Legalisir), Surat Rekomendasi Atasan (jika dipersyaratkan).
FormulirFormulir permohonan kredit yang diisi dan ditandatangani.

Rincian Bunga dan Biaya KTA BTN

Biaya tidak hanya soal bunga angsuran. Ada biaya pra-realisasi yang akan memotong jumlah pencairan atau harus dibayar di muka.

  • Suku Bunga: Kompetitif, rata-rata mulai dari 0.8% – 1% per bulan (flat equivalent) atau disesuaikan dengan promo yang berlaku. Bunga bisa bersifat fixed atau floating tergantung kebijakan saat akad.
  • Biaya Provisi: Umumnya 1% dari total plafon pinjaman yang disetujui.
  • Biaya Administrasi: Nominal bervariasi, biasanya mulai dari Rp200.000 hingga Rp500.000.
  • Biaya Asuransi Jiwa: Dihitung berdasarkan usia debitur, jangka waktu, dan plafon kredit.
Baca Juga:  Simulasi KPR BTN Rumah Subsidi Gaji 4 Juta: Hitungan Realistis & Syarat 2026

Tabel Simulasi Angsuran KTA BTN (Estimasi)

Untuk memberikan gambaran pembayaran bulanan, berikut adalah simulasi estimasi cicilan Kredit Ringan BTN. Catatan: Angka di bawah adalah ilustrasi dengan asumsi bunga flat setara 10-11% per tahun. Angka real dapat berbeda sesuai suku bunga efektif yang berlaku di cabang.

Plafon Pinjaman12 Bulan (1 Thn)36 Bulan (3 Thn)60 Bulan (5 Thn)
Rp 10.000.000Rp 920.000Rp 370.000Rp 260.000
Rp 50.000.000Rp 4.600.000Rp 1.850.000Rp 1.300.000
Rp 100.000.000Rp 9.200.000Rp 3.700.000Rp 2.600.000

Cara Pengajuan KTA BTN Secara Bertahap

Pengajuan Kredit Ringan BTN saat ini masih didominasi oleh proses offline untuk verifikasi dokumen fisik, meskipun informasi awal bisa diakses secara digital.

  1. Kunjungi Kantor Cabang BTN: Datanglah ke kantor cabang BTN terdekat, disarankan cabang tempat rekening payroll dibuka.
  2. Konsultasi dengan Customer Service (CS): Sampaikan niat untuk mengajukan Kredit Ringan (KRING). CS akan melakukan simulasi awal dan pengecekan kelayakan instansi.
  3. Pengisian Formulir: Isi formulir aplikasi kredit dengan data yang valid.
  4. Penyerahan Dokumen: Serahkan seluruh berkas persyaratan kepada petugas bank.
  5. Proses Analisa & BI Checking: Bank akan melakukan verifikasi data dan riwayat kredit (SLIK OJK).
  6. Pencairan: Jika disetujui, dana akan langsung dicairkan ke rekening tabungan BTN pemohon setelah penandatanganan akad kredit.

Penyebab Umum Pengajuan KTA BTN Ditolak

Meskipun berstatus karyawan tetap, tidak semua pengajuan otomatis diterima. Berikut beberapa faktor yang sering menjadi penyebab penolakan yang perlu dihindari:

  • Riwayat Kredit Buruk (SLIK Merah): Memiliki tunggakan di bank lain atau pinjaman online (pinjol) yang tercatat macet (KOL 3-5).
  • Instansi Tidak Bekerjasama: Perusahaan tempat bekerja belum memiliki Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan BTN, dan pemohon bukan nasabah payroll BTN.
  • Debt Service Ratio (DSR) Tinggi: Total cicilan utang yang dimiliki saat ini sudah melebihi 40% dari gaji bulanan. Bank menilai kemampuan bayar sudah tidak mencukupi.
  • Dokumen Tidak Valid: Terdapat ketidakcocokan data antara KTP, KK, dan data kepegawaian.
⚠️ PERHATIAN: Informasi bunga dan biaya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Bank BTN. Selalu konfirmasi rincian terbaru di kantor cabang sebelum menandatangani akad kredit.

Kesimpulan

KTA BTN atau Kredit Ringan Batara merupakan solusi finansial yang solid bagi karyawan dan PNS, khususnya yang sudah menggunakan payroll BTN. Dengan plafon tinggi dan tenor panjang, produk ini cocok untuk pembiayaan nominal besar. Kunci keberhasilan pengajuan terletak pada kelengkapan dokumen, status kerjasama instansi, dan riwayat kredit (SLIK OJK) yang bersih. Pastikan meminjam sesuai kemampuan bayar agar arus kas bulanan tetap sehat.

Baca Juga:  Pinjaman Online Tanpa BI Checking: Aman atau Jebakan? Cek Fakta Lengkapnya (Edisi 2026)

FAQ (Pertanyaan Umum)

  • Berapa lama proses pencairan KTA BTN? Proses pencairan biasanya memakan waktu 3 sampai 7 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap dan lolos verifikasi BI Checking (SLIK OJK). Waktu bisa lebih cepat bagi nasabah prioritas atau payroll.
  • Berapa minimal gaji untuk mengajukan KTA BTN? Meskipun tidak dipublikasikan secara kaku, umumnya bank mensyaratkan minimal penghasilan setara UMR/UMP daerah setempat atau sekitar Rp3.000.000 – Rp4.000.000 agar perhitungan rasio angsuran aman.
  • Apakah karyawan kontrak bisa mengajukan KTA BTN? Secara umum, BTN memprioritaskan karyawan tetap (SK Tetap) atau PNS. Karyawan kontrak memiliki peluang lebih kecil kecuali ada penjamin atau ketentuan khusus dalam perjanjian kerjasama antara perusahaan dan bank.
  • Berapa limit maksimal Kredit Ringan BTN? Plafon kredit bisa mencapai Rp500 juta. Namun, nominal yang disetujui akan bergantung pada gaji bulanan pemohon dan sisa limit angsuran yang diperbolehkan (biasanya cicilan maksimal 40% dari gaji).