Beranda » Edukasi » 7 Langkah Daftar Akulaku Seller & Tips Jualan (Update 2026)

7 Langkah Daftar Akulaku Seller & Tips Jualan (Update 2026)

Persaingan di dunia e-commerce kini semakin ketat, membuat para pelaku usaha harus jeli melihat peluang pasar baru. Banyak penjual yang hanya terpaku pada marketplace raksasa, padahal ada “kolam” lain yang tak kalah potensial namun sering terabaikan. Salah satu platform yang kini sedang naik daun dan menawarkan ekosistem unik adalah Akulaku.

Berbeda dengan platform belanja biasa, Akulaku memiliki basis pengguna yang sangat spesifik, yaitu mereka yang terbiasa menggunakan fasilitas kredit digital atau PayLater. Ini berarti, daya beli pengguna di platform ini cenderung lebih tinggi karena adanya kemudahan opsi pembayaran cicilan. Bagi pemilik produk, ini adalah peluang emas untuk menjangkau segmen pasar yang tidak sensitif terhadap harga tunai.

Nah, bagi yang ingin memperluas jangkauan bisnis, menjadi Akulaku Seller bisa menjadi langkah strategis di tahun ini. Artikel ini akan mengupas tuntas cara pendaftaran, syarat yang dibutuhkan, hingga manajemen toko agar operasional berjalan lancar. Tentu saja, semua langkah ini membutuhkan ketekunan dan strategi yang tepat, bukan sekadar mendaftar lalu berharap uang datang dengan sendirinya.

💡 Jawaban Singkat: Cara Menjadi Akulaku SellerSingkatnya, untuk menjadi penjual di Akulaku, calon merchant cukup mengunduh aplikasi Akulaku, masuk ke menu “Personal”, pilih opsi “Merchant Center” atau “Minta Jadi Merchant”, lalu lengkapi data diri (KTP) dan informasi toko. Setelah dokumen diunggah, proses verifikasi biasanya memakan waktu 1-3 hari kerja sebelum toko bisa aktif berjualan.

Mengapa Memilih Berjualan di Ekosistem Akulaku?

Sebelum masuk ke teknis pendaftaran, penting untuk memahami “kenapa” platform ini layak dipertimbangkan. Ternyata, ada beberapa faktor fundamental yang membedakan Akulaku dengan marketplace konvensional.

Pertama, fitur pembayaran cicilan tanpa kartu kredit menjadi magnet utama. Konsumen sering kali lebih mudah memutuskan pembelian barang bernilai tinggi (seperti elektronik atau gadget) jika tersedia opsi cicilan. Bagi penjual, ini berarti potensi Average Order Value (nilai rata-rata keranjang belanja) bisa lebih besar dibandingkan platform yang mengandalkan pembayaran tunai.

Baca Juga:  Jadwal Pencairan PIP 2026: Termin 1, 2, dan 3 (Update Terbaru)

Kedua, kompetisi yang belum “berdarah-darah”. Jika di platform lain perang harga sudah sangat tidak sehat, di Akulaku, persaingan antar penjual relatif lebih terkendali. Algoritma pencarian di sini masih memberikan ruang bagi toko baru untuk mendapatkan eksposur tanpa harus langsung membakar uang untuk iklan besar-besaran.

Persiapan Dokumen dan Syarat Pendaftaran

Kelengkapan administrasi adalah gerbang utama agar toko dapat segera beroperasi. Akulaku membagi jenis penjual menjadi dua kategori utama: Perorangan (Individual) dan Perusahaan (Corporate). Masing-masing memiliki persyaratan dokumen yang berbeda.

Kegagalan dalam verifikasi sering kali terjadi karena dokumen yang buram atau tidak sesuai format. Jadi, pastikan hasil pindaian atau foto dokumen terlihat jelas, tidak terpotong, dan masih berlaku.

Berikut adalah tabel perbandingan syarat yang harus disiapkan:

DokumenPenjual PeroranganPenjual Perusahaan
Identitas UtamaKTP AsliKTP Direksi/Penanggung Jawab
Legalitas UsahaTidak WajibNPWP Perusahaan, SIUP/NIB
⚠️ Rekening BankSesuai nama di KTPRekening Koran Perusahaan
Informasi TokoNama Toko & AlamatNama Brand & Alamat Kantor

Cara Daftar Akulaku Seller (Panduan Sistematis)

Proses pendaftaran sebenarnya cukup intuitif, namun ada beberapa detail kecil yang sering terlewat. Ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan untuk meminimalisir risiko penolakan.

1. Unduh dan Registrasi Akun Pengguna

Langkah awal dimulai dengan memiliki akun sebagai pengguna biasa. Unduh aplikasi Akulaku di Play Store atau App Store. Lakukan registrasi menggunakan nomor ponsel aktif dan lakukan verifikasi OTP. Sangat disarankan untuk melengkapi profil dasar pengguna terlebih dahulu sebelum mengajukan diri sebagai merchant.

2. Akses Menu Merchant Center

Setelah masuk ke halaman utama aplikasi, arahkan navigasi ke menu “Personal” atau “Akun” di pojok kanan bawah. Cari menu bertuliskan “Merchant Center” atau “Minta Jadi Merchant” (istilah bisa berubah tergantung versi aplikasi). Di sinilah portal khusus untuk para penjual berada.

3. Pengisian Formulir Pendaftaran

Sistem akan meminta pengisian data secara mendetail. Masukkan nama toko yang unik dan mudah diingat. Hindari penggunaan nama yang mengandung unsur SARA atau melanggar hak cipta merek lain. Isi alamat gudang atau lokasi pengiriman dengan akurat, karena ini akan mempengaruhi perhitungan ongkos kirim otomatis oleh sistem logistik.

Baca Juga:  Cara Top Up E-Wallet Gratis Tanpa Biaya Admin 2026 (Trik Hemat)

4. Unggah Dokumen Verifikasi

Pada tahap ini, unggah foto KTP dan foto diri memegang KTP (swafoto). Pastikan wajah terlihat jelas dan tulisan di KTP terbaca. Bagi pendaftar perusahaan, unggah dokumen legalitas seperti NPWP dan NIB pada kolom yang tersedia. Kesalahan umum di sini adalah foto yang buram atau terkena pantulan cahaya (glare).

5. Menunggu Proses Peninjauan

Setelah semua data dikirim (submit), tim internal Akulaku akan melakukan peninjauan. Proses ini normalnya memakan waktu 1 hingga 3 hari kerja. Cek status secara berkala di menu Merchant Center. Jika disetujui, notifikasi akan muncul dan fitur pengaturan produk akan terbuka.

Manajemen Toko dan Upload Produk

Setelah toko aktif, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai. Toko yang kosong tentu tidak akan menarik pembeli. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengunggah produk dengan strategi konten yang baik.

Optimasi Foto dan Deskripsi

Visual adalah kunci dalam jualan online. Gunakan foto produk dengan latar belakang bersih (sebaiknya putih) dan resolusi tinggi. Tambahkan foto dari berbagai sudut (angle) untuk memberikan gambaran jelas kepada calon pembeli.

Selain itu, deskripsi produk bukan sekadar spesifikasi teknis. Gunakan teknik copywriting yang menjawab masalah pembeli. Jangan lupa menyisipkan kata kunci relevan agar produk mudah ditemukan di kolom pencarian. Misalnya, alih-alih hanya menulis “Sepatu Lari”, gunakan “Sepatu Lari Pria Ringan Anti Slip untuk Jogging”.

Pengaturan Jasa Kirim

Akulaku bekerja sama dengan berbagai logistik pihak ketiga. Pastikan untuk mengaktifkan opsi pengiriman yang didukung di wilayah operasional toko. Perlu diingat, ketepatan waktu pengiriman sangat mempengaruhi skor performa toko (store rating). Keterlambatan pengiriman bisa berujung pada penalti atau penurunan visibilitas toko.

Tips Membangun Reputasi Toko (Tanpa Janji Muluk)

Sukses berjualan tidak terjadi dalam semalam. Konsistensi adalah kunci. Berikut adalah beberapa praktik terbaik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan peluang penjualan secara organik.

Pertama, respon chat pelanggan sesegera mungkin. Di era digital, kecepatan respon sering kali dianggap sebagai indikator kredibilitas penjual. Pembeli yang pertanyaannya tidak dijawab dalam hitungan jam cenderung akan beralih ke toko kompetitor.

Kedua, manfaatkan fitur promosi internal. Akulaku sering mengadakan kampanye (campaign) bulanan atau flash sale. Berpartisipasi dalam program ini bisa meningkatkan trafik kunjungan ke toko secara signifikan, meskipun mungkin harus sedikit memangkas margin keuntungan untuk diskon.

Baca Juga:  Shopee Seller Center: Panduan Lengkap Jualan Online 2026

Terakhir, jaga kualitas kemasan (packaging). Ulasan bintang lima sering kali didapat bukan hanya karena produk bagus, tapi karena barang sampai dengan aman dan rapi. Penambahan bubble wrap atau kartu ucapan terima kasih sederhana bisa membangun loyalitas pelanggan.

Dampak Positif bagi Ekosistem UMKM

Kehadiran platform seperti Akulaku Seller membawa angin segar bagi perekonomian digital, khususnya bagi pelaku UMKM.

1. Akses Pasar yang Lebih Luas Pelaku usaha di daerah kini bisa menjangkau pembeli di seluruh Indonesia tanpa harus membuka cabang fisik. Digitalisasi ini meruntuhkan batasan geografis yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan usaha kecil.

2. Inklusi Keuangan Dengan sistem pembayaran yang fleksibel, perputaran ekonomi menjadi lebih cepat. Penjual mendapatkan pembayaran penuh dari platform, sementara pembeli mendapatkan kemudahan arus kas (cashflow). Ini menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan.

3. Peningkatan Kualitas Layanan Adanya sistem rating dan ulasan memaksa penjual untuk terus meningkatkan standar pelayanan. Secara tidak langsung, ini mengedukasi pelaku UMKM untuk bekerja lebih profesional, tertib administrasi, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Kesimpulan

Menjadi Akulaku Seller adalah alternatif menarik untuk diversifikasi saluran penjualan bisnis di tahun 2026. Dengan basis pengguna yang unik dan fitur pembayaran kredit yang memudahkan konsumen, platform ini menawarkan potensi pertumbuhan yang layak dicoba. Namun, perlu diingat bahwa pendaftaran hanyalah langkah awal. Kesuksesan tetap bergantung pada kualitas produk, strategi harga, dan pelayanan prima kepada pelanggan.

Keputusan untuk membuka toko di sini harus dibarengi dengan kesiapan operasional yang matang. Mulailah dengan langkah kecil, pelajari pola belanja konsumen, dan terus adaptasi strategi penjualan.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah daftar Akulaku Seller dipungut biaya?

Tidak, proses pendaftaran menjadi penjual di Akulaku umumnya gratis. Namun, platform akan mengenakan biaya komisi atau administrasi untuk setiap transaksi yang berhasil, yang besarannya bervariasi tergantung kategori produk.

Berapa lama proses verifikasi toko disetujui?

Proses verifikasi dokumen biasanya memakan waktu 1 hingga 3 hari kerja. Pastikan data KTP dan rekening bank sesuai agar tidak terjadi penolakan yang memperlama proses.

Apakah bisa berjualan tanpa stok barang (Dropship)?

Secara teknis bisa, namun Akulaku memiliki aturan ketat mengenai resi pengiriman. Penjual wajib menginput resi valid dalam batas waktu tertentu. Sistem dropship harus dikelola dengan sangat hati-hati agar tidak terkena penalti akibat keterlambatan pengiriman dari supplier.

Bagaimana sistem pencairan dana penjualan?

Dana hasil penjualan akan masuk ke saldo penjual (merchant wallet) setelah pesanan dikonfirmasi diterima oleh pembeli. Penjual kemudian bisa melakukan penarikan dana (withdrawal) ke rekening bank yang terdaftar sesuai jadwal siklus pencairan yang berlaku di Akulaku.


Disclaimer Finansial & Bisnis: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi berdasarkan prosedur yang berlaku umum pada tahun 2026. Kebijakan, biaya layanan, dan syarat pendaftaran Akulaku dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Keputusan untuk memulai bisnis dan segala risiko finansial yang menyertainya sepenuhnya berada di tangan pembaca. Penulis tidak menjamin tingkat penjualan atau keuntungan tertentu.